• Gedung Milik Sendiri Akademi Kebidanan PUTRI BANGSA Pariaman
  • Akademi Kebidanan PUTRI BANGSA Pariaman didukung Tiga Bahasa
  • Peluang Kerja Lulusan Akademi Kebidanan PUTRI BANGSA Pariaman
  • Lowongan Kerja sebagai Direktur dan Dosen Tetap di Akbid PUTRI BANGSA Pariaman
Jl. Lareh Muh. Ali, Dusun Subarang Stoplat Desa Cimparuh, Kec. Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat 25514
(Samping Kantor Walikota Pariaman)
Telp. Mayeti Dahlan, SE. (0823 8133 0373) | Rio Eka Putra (0812 6666 8885)
DIBUKA Pendaftaran Calon DOSEN TETAP Akbid Putri Bangsa Pendaftaran dibuka tanggal : 22 Agustus - 22 Desember 2017 Info lebih lanjut klik link berikut LOWONGAN KERJA
Segera Daftarkan Diri Anda Di AKADEMI KEBIDANAN PUTRI BANGSA - PARIAMAN
You Are Here:
Home Berita Berita Nasional Anang Hermansyah: Kemenristek Dikti Belum Bikin Langkah Konkret
Senin, 26 September 2016 09:04

Anang Hermansyah: Kemenristek Dikti Belum Bikin Langkah Konkret

Written by
Rate this item
(0 votes)

Jakarta (ANTARA News) - Anggota DPR RI Komisi X Anang Hermansyah mengatakan hingga saat ini kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) belum menunjukkan arah yang konkret terkait program pendidikan vokasi.

Padahal, pendidikan vokasi menjadi salah satu andalan program pemerintahan Jokowi.

“Khusus untuk Kemenristek Dikti, hingga tahun kedua pemerintah ini belum ada langkah konkret yang disusun oleh Menteri Nasir terkait program pendidikan vokasi,” kata Anang di Jakarta pada Jumat (23/9).

Anang menambahkan jumlah sekolah SMK di Indonesia 5.545 unit, namun pendidikan vokasi di tingkat perguruan tinggi jauh lebih rendah.

“Hanya 5 persen jumlah pendidikan vokasi di perguruan tinggi dari total perguruan tinggi se-Indonesia,” ujar politisi F-PAN itu.

Menurut Anang, ada sejumlah kendala teknis dalam pemenuhan kuantitas pendidikan vokasi di tingkat perguruan tinggi salah satunya terkait dengan syarat sumber daya pengajar.

“Persoalannya, sangat sulit menemukan akademisi S-2 yang mengajar vokasi. Lazimnya akademisi cenderung text book sedangkan pendidikan vokasi cenderung dinamis dan inovatif,” ujar Anang.

Melihat situasi tersebut Anang mengatakan mestinya pemerintah dapat mencari jalan keluar dengan membuat rumusan konkret untuk mengatasi kendala di lapangan, karena pendidikan vokasi mampu menjawab kebutuhan bangsa terhadap SDM siap pakai, terlebih di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

"Menteri harus beri solusi,” kata politisi asal dapil Jawa Timur itu.

Lebih lanjut Anang menyebutkan pendidikan vokasi merupakan hulu dari proses karya intelektual yang berbasis riset dan berujung terhadap supremasi karya intelektual.

Sehingga dia mengingatkan agar para menteri terkait dapat mengejawantahkan ide Presiden Jokowi terhadap pendidikan vokasi.

“Presiden telah berkali-kali sampaikan tentang pentingnya pendidikan vokasi. Namun sampai hari ini kita belum mengetahui apa narasi pendidikan vokasi ini dari para menteri,” tandas Anang.
Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Read 89 times
Yulia Vebrina, S.Pd.I

Merupakan Staff Informasi Akademi Kebidanan PUTRI BANGSA Pariaman (AKBID-PB), kelahiran Kayu Aro, 25 Februari 1988.

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Login

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini199
mod_vvisit_counterKemarin32
mod_vvisit_counterMinggu Ini231
mod_vvisit_counterMinggu Lalu1392
mod_vvisit_counterBulan Ini2302
mod_vvisit_counterBulan Lalu1567
mod_vvisit_counterTotal247119

Ada: 39 guests online
IP Anda: 54.144.73.205
 , 
Hari Ini: Feb 19, 2018